- Merokok
- Merupakan faktor risiko utama mortalitas pada bronkitis kronis dan emfisema
- Bersifat dose response -> fungsi paru menurun
- Hiperesonsif saluran pernapasan
- Terjadinya proses inflamasi dan kerusakan yang terjadi akibat merokok
- Hiperesponsivitas saluran napas menjurus pada remodelling struktur airway -> obstruktif
- Infeksi saluran napas
- Infeksi saluran napas pada usia anak-anak menjadi faktor predisposisi pada dewasa mengalami PPOK
- Infeksi saluran napas meningkatkan insidensi eksaserbasi
- Pajanan zat lingkungan pekerjaan
- Paparan abu dan debu (arang/tekstil)
- Kadmium
- Polusi udara
- Belum cukup terbukti dibandingkan efek rokok
- Asap hasil pembakaran biomass menjadi faktor risiko lebih banyak pada kaum wanita.
- Faktor genetik
- Defisiensi alfa-1 antitripsin, insidensi <1/100
- Dihasilkan oleh hepar merupakan inhibitor protease menginhibisi neutrophil elastase
- Defisiensi menyebabkan emfisema pada usia rerata 53 th pada bukan perokok, dan rerata 40 th bagi perokok
Tuesday, 26 January 2021
FAKTOR RISIKO PPOK (PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS)
GEGURITAN : MATERI BAHASA JAWA
Geguritan = gurita = grita = gita. Geguritan iki kawiwitan saka carita Bharatayuda, Pendawa lawan Kurawa. Nalika senopatine Pendawa yaiku Bh...
-
RESEP MAKANAN BAHAN BUMBU 6 sdm saus teriyaki 2 sdm daun bawang (iris halus) 1 sdt bawang putih (parut) 1 sdt jahe parut ½ sdt minyak wijen ...
-
Berikut Cabang Ilmu Biologi: Agronomi, ilmu biologi yang mempelajari tentang tata guna tanah, tanaman budidaya dan penjelasan tanah. Algolog...
-
BIOLOGOI DAN ARKEOLOGI Arkeologi adalah ilmu yang mempelajari tentang tulang belulang maka biologi akan memiliki keterkaitan dan pengaruh y...